Jakarta (ICP) – Salah seorang peserta didik Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Pekalongan , Muhammad Wildan bersaing pada babak Grand Final Olimpiade Bahasa Arab (OBA) Tingkat Nasional ke-3 bagi siswa SMA/MA Sederajat Tahun 2019.

Lomba yang digagas Forum Musyawarah Guru Mata Pelajaran (F-MGMP) Bahasa Arab se-Indonesia tersebut dilaksanakan di aula Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Bahasa Kemendikbud, Jakarta Selatan, 10 s.d 12 November 2019.

Guru Bahasa Arab MAN Insan Cendekia Pekalongan Achmad Chosim mengungkapkan peserta didik yang mengikuti Grand Final Olimpiade tersebut telah melalui 3 tahapan seleksi dan pembinaan. “Pertama sesi penjaringan tingkat sekolah, Kedua seleksi tingkat Kabupaten/ Kota dan ketiga seleksi tingkat Provinsi yang bersifat online dan soal dari Panitia Pusat,” ujar Chosim.

Sementara pada babak Grand Final, tesnya menggunakan sistem offline dengan jenis tes 100 soal Pilihan Ganda dengan bobot 70 persen, dan Tes Kemampuan Berbahasa Arab (Tes Uraian) dengan bobot 30 persen. “Untuk materi mengacu kepada Permendikbud No. 37 Tahun 2018 bidang studi Bahasa dan Sastra Arab SMA/MA,” jelas Chosim.

Chosim menambahkan, peserta olimpiade yang dinyatakan lolos ke babak Grand Final berjumlah 181 orang, berasal dari 26 Provinsi di Indonesia, seperti Aceh, Bali, Banten, DKI Jakarta, Gorontalo, Jambi, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, NTB, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

“Para peserta dibagi menjadi empat kategori, yaitu kategori SMA/SMK Negeri, SMA/SMK Swasta, MA Negeri dan Swasta serta SMP/MTs Sederajat,” tambahnya.

Menurut Chosim, keberhasilan peserta didik MAN Insan Cendekia Pekalongan hingga ke tingkat Nasional tidak terlepas dari dukungan Kepala Madrasah beserta seluruh guru dan warga MAN Insan Cendekia Pekalongan. “Selaku guru sekaligus Pendamping berharap delegasi MAN Insan Cendekia Pekalongan mampu bersaing dan memberikan yang terbaik di Olimpiade Bahasa Arab,” imbuhnya lagi.

Disamping mensolidkan Forum MGMP Bahasa Arab Tingkat Nasional, olimpiade tersebut menurutnya dilaksanakan untuk mensyiarkan Bahasa Arab di kalangan siswa siswi tingkat SMA dan sederajat. “Minimal kita berharap Bahasa Arab menjadi salah satu Bahasa yang difavoritkan di kalangan siswa SMA maupun Madrasah,” tukas Chosim.

Ditemui sebelum pelaksanaan Olimpiade, Senin (11/11/19)Wildan panggilan akrab Muhammad Wildan memohon doa dan dukungan warga madrasah agar dirinya bisa mengharumkan nama baik daerah dan madrasah tercinta. “Semoga saya mampu memetik hasil yang maksimal di ajang Nasional,” pungkasnya.* (Rep/Ft: Sim)