Pekalongan (ICP)- Pada Hari Kamis (14/11) MAN Insan Cendekia Lombok Timur ( IC Lotim) mengunjungi MAN Insan Cendekia Kota Pekalongan (ICP) dalam rangka studi wawasan mereka. Hal ini disambut dengan antusias oleh  warga ICP. Mereka tiba di ICP sekitar pukul 08.30 WIB menggunakan bis dengan sekitar 100 orang yaitu 89 siswa angkatan ROFSEN VEREMOGEN yaitu kelas 11 dan 11 guru.

Acara mereka berinti di GSG dengan pengengenalan ICP. Kegiatan awal di GSG adalah sambutan dari setiap kepala madrasah. Setelahnya diisi dengan pemaparan apa aja yang terdapat di ICP. Pemaparan itu mengenai prestasi ICP, kegiatan ICP, Target ICP, dan wawasan umum mengenai ICP.

Kegiatan selanjutnya adalah sharing dari Kak Mildania yang merupakan peraih medali emas saat OSN. Dalam kegiatan ini, Kak Milda membagi cerita tentang perjalanan Kak Milda meraih medali emasnya. Kemudian, dilanjutkan dengan tanya jawab dengan Kak Milda. Terdapat pertanyaan dari siswi IC Lotim,Dela mengenai bagaimana cara menyeimbangkan prestasi di dalam kelas dan diluar kelas. Jawaban dari kak milda adalah mengatur waktu, kita harus bisa membagi waktu untuk yang didalam kelas dan diluar kelas, sehingga semuanya bisa tercover. Pertanyaan kedua berasal dari Zahra  yang bertanya tentang cara mengatasi minder ketika dihadapkan dengan siswa yang lebih jago dari kita. Dengan tegaspun kak milda menjawab dengan tegas “PD, dan jangan melirik orang lain. Ngedown si gapapa, artinya kita sadar kemampuan kita lebih rendah dari mereka, jadi kita punya usaha buat meningkatkannya,” .

Pertanyaan ketiga yang berasal dari Wahyu “tips dan trik mengejar ketinggalan KBM di kelas,” kak Milda pun menjelaskan bahwa kita harusnya bertanya ke guru maupun teman yang sekiranya pandai di bidang itu. Kita tidak seharusnya cuma diam dan tidak mencari guru ketika ada ulangan yang belum terlaksanakan. Dan pertanyaan dari Fahmi  yang berkata bagaimana cara mengatasi kantuk dikala ulangan dan tugas dan cara biar tetap santuy. Jawaban yang diutarakan oleh kak milda adalah dengan  mengerjakan tugas jauh jauh hari. Dan apabila mengantuk, kita harus tetap konsisten belajar dengan memperdalam niat kita. Itulah beberapa pertanyaan dari kegiatan sharing…

Kegiatan terakhir adalah kegiatan roomtour. IC Lotim dibagi dalam 6 kelompok kemudian perwakilan dari ma`had, OSIS, dan jurnalistik memandu mereka. Mereka diperkenalkan dengan bangunan bangunan yang ada di ICP. Bahkan, mereka juga sempat untuk menengok keadaan yang ada di asrama. Mereka berkata tidak jauh beda bangunan bangunan diantara keduanya, masih sama sama tahap pembangunan dan bentuknya pun tidak jauh beda. Kegiatan ini berakhir saat pukul 11.15 dikarenakan rombongan MAN IC Lombok Timur akan mengunjungi kota Yogyakarta. (Rep/Ft : Emil ).