Pekalongan (ICP) – Michael Maulid Hanzky, perwakilan MAN IC Pekalongan meraih medali perak bidang Kimia dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat Nasional tahun 2019 yang digelar di Manado, Sulawesi Utara. Kompetisi tersebut belangsung dari tanggak 16 sampai dengan 21 September 2019. Berbeda dengan tahun sebelumnya, KSM tahun ini tidak hanya khusus siswa madrasah aliyah (MA) tapi juga dapat diikuti oleh SMA seluruh Indonesia.

Banyak cerita menarik pengalaman mereka dalam kompetisi ini. Bagi Hanzky, peraih medali perak yang merupakan anak asli Pekalongan ini merasa prestasinya tak lepas dari peran sang ibu guru mata pelajaran kimia yang bisa menyulap mata pelajaran Kimia menjadi lebih mengasyikan. Hanzky yang juga merupakan salah satu finalis Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2019, ia mengaku pada mulanya lebih tertarik mendalami pelajaran kimia karena terpengaruh kakanya yang sedang kuliah di salah satu PTN favorit di Semarang dengan jurusan kedokteran.

“Awalnya saya ikut tim olimpiade ICP karena Kakak saya dulu juga merupakan tim olimpiade di sekolahnya dulu, sekarang ambil kuliah jurusan kedokteran, dari hal tersebut saya termotivasi mengikuti jejak kakak saya. Kebetulan di IC Pekalongan juga saya bertemu Umi Ifa, ibu guru kimia yang asik yang mengenalkan kimia di kelas X  dan membuat saya menjadi lebih suka kimia walau di SMP saya belum mendapatkan pelajaran kimia,” ujar Hanzky di Pekalongan , sabtu (22/9).

Motivasi sang guru itu, diakui Hanzky, memang berpengaruh sangat besar pada tingkat kepercayaan dirinya dalam berkompetisi. Mulai dari kompetisi tingkat kota, provinis, hingga Nasional baik OSN maupun KSM.

“Kemarin saja, saya merasa tidak pede gitu kan. Saya belum beruntung ketika OSN Nasional bulan Juli lalu, saya sedikit frustasi. Saya merasa banyak kesalahan yang saya lakukan dalam ujian praktikum, tapi saya tetap berusaha, dan alhamdulillah saya bisa dapat medali perak di KSM Nasional Tahun ini,”

Selain itu, festival tahunan yang kali ini dilaksanakan di Manado ini menorehkan prestasi khususnya buat seluruh kontingen dari Provinsi Jawa Tengah yang mana Jawa Tengah meraih posisi kedua Juara Umum dengan memborong total 15 medali dengan rincian 4 medali emas, 7 medali perak dan 4 medali perunggu. (Rep/Ft: EriS)