MAN IC Pekalongan Lakukan Dialog Interaktif dengan Radio Kota Batik

Kota Pekalongan (ICP) – MAN Insan Cendekia Pekalongan melaksanakan dialog interaktif di Radio Kota Batik (1/9/22) dengan tema “Prestasi MAN Insan Cendekia Pekalongan”. Tema kali ini disampaikan oleh narasumber Kepala Madrasah, Khoirul Anam dan Waka Bidang Humas, Dini Yuniar Safitri.

Khoirul Anam, menjelaskan prestasi yang diraih oleh MAN Insan Cendekia ini berkat maunah dari Allah SWT. Perolehan prestasi ini membawa nama baik Kota Pekalongan dan Jawa Tengah. MAN Insan Cendekia Pekalongan mendapat ranking 2 tingkat MA se-Indonesia dan ranking 4 tingkat SMA/MA se-Indonesia pada Top 1000 Sekolah Berdasarkan UTBK sebagaimana yang telah dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) tahun 2022. “ini merupakan kebahagian tersendiri bagi MAN IC Pekalongan karena kita punya motto terdepan, terpercaya, dan selalu di hati.” Tutur Khoirul Anam dalam dialognya.

Disamping itu, Waka Humas, Dini Yuniar Safitri juga menambahkan bahwa dari tahun-tahun sebelumnya MAN IC Pekalongan selalu mengalami lonjakan peringkat pada hasil UTBK. “Peringkat LTMPT 2020 berada di peringkat 45 itu tingkat SMA/MA se Indonesia kita mengalami kenaikan 11 tingkat di tahun 2021 menjadi peringkat ke 34 kemudian di tahun ini itu kita kenaikannya cukup drastis ada kenaikan 30, jadi kita berada di peringkat nomor 4 itu tingkat SMA/MA se Indonesia.” Ucapnya.

Dalam tema ini disampaikan juga terkait tantangan pada proses ikhtiar hingga meraih prestasi sekarang. Kepala Madrasah menjelaskan bahwa dalam menggapai prestasi perlu adanya sinergitas dan kolaborasi dari seluruh civitas akademik MAN IC Pekalongan, baik peserta didik, guru dan tenaga pendidikan, maupun orang tua siswa.

Menurut penuturan Khoirul Anam, untuk mempertahankan prestasi-prestasi tersebut, diperlukan ikhtiar lahir dan batin dalam menjaga keistiqomahan seperti dalam syair kitab لاَ لاَ أَ. 6 hal yang tercantum dalam kitab tersebut diantaranya :

  1. Rupane limpet, artinya cerdas
  2. Loba, artinya semangat
  3. Sobar, atau sabar
  4. Ono sangune, artinya ada biaya
  5. Pituduhe guru, artinya harus ada guru
  6. Sing sui mangsane , artinya belajar harus ada waktunya.

Selain itu ada pula berbagai prestasi yang telah diraih peserta didik MAN ICP seperti 9 siswa juara KSM tingkat Kota, 17 tim lolos proposal OPSI, Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi, 1 tim lolos Myres, Madrasah Student Leadership Award (MSLA), serta MAN ICP menjadi juara umum ajang OSN.

Pada akhir dialog dilakukan tanya jawab antara pendengar radio dengan narasumber. “Khoirunnas anfa uhum linnas. Sebaik baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya.  Khoirul madrasah anfa uhum lil madrasah sebaik baik madrasah adalah yang bermanfaat bagi madrasah lainnya. Monggo datang ke ic agar kita bisa sharing atau berdaya sanding insyaAllah tips dan trik untuk menjadi sekolah unggul atau madrasah unggul akan kami buka.” Ujar Kepala Madrasah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *