Pekalongan (ICP) – Prestasi internasional telah diraih MAN Insan Cendekia Pekalongan. Tim SYFORCE yang beranggotakan Muhammad Sulthan Fadhil Ardani dan Alrizta Winant Maliki Herdyanto, siswa Angkatan 9, berhasil meraih Medali Perak (Silver Medal), peringkat ke-6, dalam kompetisi Young Inventors Challenge (YIC) 2026. Hasil kompetisi diumumkan pada 4 November 2026.
Prestasi tersebut diraih melalui penelitian berjudul “SIMUFLEX: A Wearable Spinal Curvature Measurement System Based on Fusion Sensor for Detecting Scoliosis.” Inovasi ini mengembangkan perangkat pakai berbasis teknologi fusi sensor untuk mengukur kelengkungan tulang belakang guna membantu mendeteksi skoliosis.
YIC 2026 diselenggarakan oleh Association of Science, Technology, and Innovation (ASTI) pada 12–19 Oktober 2026 di Jakarta. Indonesia mengirimkan 16 murid dalam delapan tim melalui proses seleksi dan pembinaan yang berawal dari Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025.
Kepala MAN IC Pekalongan, Dr. Akhmad Suhadak Solikin, M. Pd. I., menyampaikan kebanggaan dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Kami bangga atas prestasi Muhammad Sulthan Fadhil Ardani dan Alrizta Winant Maliki Herdyanto. Medali perak ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu menghadirkan inovasi dan bersaing di tingkat internasional. Semoga prestasi ini menginspirasi siswa lainnya untuk terus berkarya dan berprestasi,” ungkapnya.
Capaian Tim SYFORCE menegaskan komitmen MAN IC Pekalongan dalam membangun budaya riset, melahirkan inovator muda, membawa madrasah mendunia, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. MAN IC Pekalongan: Berprestasi di Tingkat Global, Membawa Madrasah Mendunia!
MAN IC PEKALONGAN “Berkarakter, Berprestasi, Menginspirasi”

