Buku ini menguraikan prinsip-prinsip logika dengan ketelitian ilmiah, serta tidak sekadar membahas traktat logika yang kaku. Ibnu Sina menyajikan sintesis unik antara sains dan keimanan. Beliau mengajak pembaca untuk tidak hanya mengandalkan akal fisik/indrawi, tetapi juga mengoptimalkan potensi spiritual dan intuisi dalam memecahkan masalah kehidupan. Melalui buku ini, logika Aristotelian dire…
Buku ini berisi panduan praktis berbasis psikologi yang membantu mengenali tanda peringatan (red flags—perilaku merusak/manipulatif) dan tanda aman (green flags—sikap suportif/penuh hormat) untuk membangun relasi sehat dengan pasangan, keluarga, atau rekan kerja.
Buku ini mengkritik hilangnya spiritualitas manusia modern dan menawarkan psikoanalisis sebagai jalan mencapai ketenangan batin. Buku ini juga mengajak pembaca menyelami alam bawah sadar, menghadapi sisi gelap (shadow), dan menyeimbangkan ego untuk mencapai integrasi diri sejati. Sebagai panduan spiritual dan ilmiah, karya ini mendorong penyembuhan konflik batin daripada mencari kebahagiaan eks…
Buku ini lahir dari pemikiran tentang bagaimana kekurangan perhatina, biak dari keluarga, teman, atau lingkungan, dapat memengaruhi kehidupan dewasa seseorang. Kita tumbuh dengan harapan untuk ditemia, dihargai, kita sering kali terjebak dalam lingkaran rasa tidak berharga dan keputusasaan. Didalamnya dibahas tentang mengatasi rasa kekurangan perhatian, tetapi juga tentang menemukan kekuatan di…
Buku ini memberikan pengetahuan berupa sharing untuk mengenal lebih dekat tentang kemarahan lewat informasi yang digali dari jurnal-jurnal ilmiah. cara efektif untuk menyelesaikan masalah adalah kenali baik-baik dulu masalahnya barulah terbuka jalan penyelesaiannya.
Buku ini secara garis besar menceritakan kisha nyata tentang perjuangan hidup dan mati bayi-bayi di ruang perawatan intensif (inkubator/NICU), yang ditulis berdasarkan catatan pengalaman langsung sang penulis selama bekerja dituang bayi
Buku pengembangan diri klasik yang mengajarkan bahwa watak adalah takdir. Buku ini menegaskan bahwa pikiran dan perbuatan kitalah yang secara mutlak membentuk nasib, sehingga manusia memiliki kekuatan penuh untuk menjadi tuan atas kehidupannya sendiri.