Buku ini memilliki karakter yang berbeda dengan buku sebelumnya, Wayahe Ngopi 1. Buku ini lebih teoritik, bahkan akademik, meski di banyak bagiannya teruntai refleksi-refleksi mendalam sebagai jabaran dan keterangan elaboratif khas personal-penulis terhadap tokoh -tokoh tasawuf dan teori-teori yang sedang didedahkan
Sebagaimana buku yang telah terbit sebelumnya, wayahe Ngopi (Ngopeni Ati) dan Wayahe Ngopi 3 ini, Tri Wibowo BS berbicara tentang hal-hal yang dekat dengan diri kita sendiri, namun sering terlupakan karena kesibukan kita, yaitu hati.