Kita hanya memiliki Pramoedya Ananta Toer. Setelah dia, tidak ada lagi. Karya-karyanya pilih tanding. Bahkan catatan, foto, atau video akan merasa takluk pada ketajaman pena Pram dalam menggambarkan latar ekhdupan era kolonial. Siapa pun yang ingin "merasakan" hidup pada masa penjajahan, bacalah karya Pram--da, sayangnya, ini adalah satu-satunya. Melalui buku ini, pembaca akan diperkenalkan sec…
Seyyed Hossein Nasr, dalam buku ini , memanfaatkan seluruh tradisi agama besar (Hindu, Buddha, Yahudi, Kristen dan Islam) dan juga banyak pemikrian filosofis ,modern, untuk membangun hubungan erat antara pengalaman religius dan pemikiran spekulatif dalam banyak tradisi.