Dalam buku ini, al-Jabir menyuguhkan studi komprehensif dengan analisis sangat tajam tentang kecenderungan problematis yang menimpa pemikiran Arab kontemporer. Yakni, kecenderungan yang mencerminkan terjadinya ketegangan dan keguncangan dalam kesadaran bangsa Arab di bidang politik, ekonomi, maupun sosial.
Buku Retorika Logis karya Al-Farabi membedah seni persuasi (khithabah) sebagai cabang ilmu logika formal yang mengombinasikan struktur penalaran teoretis seperti entimem, silogisme, dan analogi untuk membangun argumentasi publik yang kokoh dan dapat dipertanggungjawabkan.
Buku "Samudra Wahdatul Wujud" karya Muhammad Nur Jabir menegaskan bahwa kesatuan wujud adalah inti ajaran tasawuf dan puncak ketauhidan. Karya ini membela pandangan tersebut dari tuduhan syirik dengan argumen filosofis, menggunakan pendekatan tokoh seperti Ibnu 'Arabi dan Mulla Sadra.
Buku ini ditutup dengan refleksi dari K.H. Husein Muhammad mengenai persamaan serta perbedaan karakter antara Gus Dur, Gus Mus, dan dirinya sendiri. Esensi keseluruhan dari buku ini adalah mengajarkan masyarakat untuk senantiasa menghadapi ruwetnya zaman dengan hati yang lapang, toleran, dan "enteng-enteng saja" sebagaimana cara Gus Dur dan Gus Mus menjalani hidup mereka.
Buku ini Dimaksudkan untuk Memberikan Kemudahan dalam Memahami Sejarah Hidup Para Imam Madzhab, seperti Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafii, dan Imam Ahmad bin Hambal.
Buku in berisi tentang karya Jalaluddin Rumi yang mempesona, berisi kumpulan puisi filosofis tentang perjalanan spiritual manusia untuk kembali kepada Tuhan. Mahakarya ini sering disebut "Al-Qur'an dalam bahasa Persia" karena kandungan maknanya yang sarat akan kebijaksanaan ketuhanan, cinta sejati, dan hakikat kehidupan.
Buku ini menjelaskan tentang sejarah Islam di 11 negara Asia Tenggara, dan corak kebudayaan atau ekstensi Islam di tiap-tiap negara itu. Untuk konteks Indonesia, porsi penjelasannya lebih besar ketimbang negara lain. Ini karena selain secara wilayah menampakkan corak yang lebih unik dan lebih kaya daripada negara-negara lain di Asia Tenggara. Dalam pembahasan mengenai sejarah, diuraikan sejarah…
"Problematika Krisis Spiritual Manusia Kontemporer" ini membahas krisis ekologi dan kehancuran alam sebagai manifestasi krisis rohani manusia modern akibat hilangnya kesadaran akan kesucian alam. Buku ini menganalisis akar sejarah krisis tersebut dalam sains modern dan menawarkan solusi melalui pendekatan metafisika tradisional serta integrasi nilai spiritual dan etika.
Kita hanya memiliki Pramoedya Ananta Toer. Setelah dia, tidak ada lagi. Karya-karyanya pilih tanding. Bahkan catatan, foto, atau video akan merasa takluk pada ketajaman pena Pram dalam menggambarkan latar ekhdupan era kolonial. Siapa pun yang ingin "merasakan" hidup pada masa penjajahan, bacalah karya Pram--da, sayangnya, ini adalah satu-satunya. Melalui buku ini, pembaca akan diperkenalkan sec…
Buku Being and Existence: Ada dan Eksistensi dalam Pandangan karya Alparslan Acikgenc membahas dialektika ontologi dengan mempertemukan dua tradisi besar: filsafat eksistensialisme Barat modern (Martin Heidegger) dan filsafat Islam (Mulla Sadra). Buku ini mengupas hakikat terdalam manusia sebagai entitas yang sadar akan keberadaannya.