Buku karya sosiolog klasik Émile Durkheim yang memetakan akar akademis sosiologi jauh sebelum disiplin ini diresmikan oleh Auguste Comte. Melalui dua esai akademisnya, Durkheim menegaskan bahwa pemikiran politik dan filsafat Montesquieu serta Jean-Jacques Rousseau pada abad ke-18 sebenarnya sudah meletakkan fondasi ilmiah bagi studi sosiologi modern.
Buku ini ini menjabarkan makna 'Islam Pribumi' yang digagas oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Hasil pemikiran ini menjadi salah satu cabang dari disiplin ilmu 'Islam dan Budaya Lokal' yang diajarkan di kampus-kampus. Penulis mendeksripsikan pemikiran Gus Dur secara lugas dan mudah dicerna dalam buku ini.