Buku ini mengkover isu-isu sosial keagamaan kontemporer di Indonesia sejak dimualinya era reformasi hingga sekarang. Isu-isu tersebut dikupas dalam berbagai perspektif dan cara pandang sehingga memperkaya kita akan informasi, wacana, dan analisis mengenai gerakan radikalisme, terorisme dan Islamisme yang telah dan sedang melanda kita di "rumah besar Pancasila" yang plural dan damai ini
Buku ini menggambarkan kehidupan masyarakat papua. menguak sejarah dan perkembangan masyarakat tentang sistem adat, agama dan pendidikan serta hukum adat yang dihancurkan dan tereksploitasi sumber daya alam oleh pemerintah.
Buku ini bukan sekedar risalah filsafat politik yang menegaskan bahwa legitimasi pemerintahan berasal dari kesepakatan bersama rakyat (kontrak sosial) untuk melindungi kebebasan, bukan dari paksaan. Rousseau menekankan konsep "kehendak umum" (general will) sebagai landasan negara yang sah, di mana individu tunduk pada aturan bersama untuk mencapai kesetaraan dan kebebasan sejati.
Pengetahuan Snouck Hurgronje yang mendalam tentang Islam dan budaya Jawa membuatnya dihormati oleh para lingkungan tempatnya menyamar. Di Makkah, Snouck Hurgronje mengaku mualaf agar bisa memasuki kota suci umat Islam tersebut. Di Banten dan Tanah Pasundan, penyamarannya begitu halus sehingga banyak yang menyukainya, termasuk kaum ulama dan pejabat daerah. Di Aceh, pengetahuannya yang mendalam …
Dalam buku ini, al-Jabir menyuguhkan studi komprehensif dengan analisis sangat tajam tentang kecenderungan problematis yang menimpa pemikiran Arab kontemporer. Yakni, kecenderungan yang mencerminkan terjadinya ketegangan dan keguncangan dalam kesadaran bangsa Arab di bidang politik, ekonomi, maupun sosial.
Buku ini berisi sebuah kritik radikal terhadap peradaban modern. Rousseau berargumen bahwa kemajuan institusi sosial dan hukum tidak membuat manusia lebih baik, melainkan justru melegalkan penindasan dan merusak kebebasan alami manusia. Buku ini juga menjelaskan bahwa ketaksetaraan politik bertentangan dengan hukum alam jika tidak sebanding dengan ketaksetaraan fisik. Rousseau menegaskan bahwa …
Dalam Islam, Kita Mengenal Trilogi Ajaran Berupa Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, dan Ukhuwah Insaniyah. Dalam Konteks Keindonesiaan, Trilogi Ajaran Islam (Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathaniyah, Ukhuwah Insaniyah) Sangat Relevan dan Ikut Memberikan Kontribusi Signifikan Bagi Penguatan dan Penegakan Pilar-pilar Nasionalisme, Konstitusionalisme, Multikulturalisme, dan Pluralisme Di Bawah Na…