Buku ini adalah salah satu sumbangan berharga bagi pengembangan dan perkembangan tradisi berpikir logis dan kritis di Indonesia. Buku ini akan mengantar kawan-kawan mengenal logika bahasa yang sangat pokok dalam penalaran para ulama dan cendekiawan muslim klasik dalam berbagai bidang ilmu, seperti Kalam, Fiqh dan Ushul Fiqh.
Buku ini membedah metode pembuktian wujud Allah SWT yang dirumuskan oleh para pilar utama mazhab teologi Asy'ariyyah. Fokus utama pembahasan terletak pada konstruksi dalil-dalil kosmologis (terutama Dalil al-Huduts atau argumen kebaruan alam) yang diajukan oleh tokoh-tokoh besar.
Ada dua wilayah kajian dalam buku ini, Filsafat Islam dan Tasawuf. Bagi Hassan Hanafi, tradisi adalah sumber yang harus digerakkan secara mutualistis oleh generasi sekarang. Dengan demikian, tradisi memeiliki sifat dinamis interpretatif. Oleh karena itu, kunci utama yang dapat kita petik adalah semangat pembumian dan nasionalisme.