Buku ini berisi sajak yang dapat menjadi pintu masuk bagi siapa saja ke dunia puisi.
Buku ini mengurai secara sangat terperinci tentang akhlak-akhlak bagi para guru dan penuntut ilmu. Akhlak murid kepada guru, dan akhlak guru kepada para pmuridnya sekaligus. Interaksi guru dan murid yang dihiasi akhlak karimah akan mendatangkan keberkahan-keberkahan tidak hanya bagi mumrid, tetapi juga bagi guru yang bersangkutan. Keberkahan ini berupa manisnya ilmu dan agungnya kemuliaan di ha…
Di dalam buku penyair melakukan hal secara bersamaan, berselang-seling satu sama lain. Dengan memilah puisi-puisi nabawinya menjadi empat bagian, ia berharap agar pembaca juga melakukan pembacaan dengan emapt langkah, supaya mengatur napasnya saat menikmati puisi lebih dalam juga mudah, serta agar tidak tersengal dan terengah-engah.
Haji Oemar Said (H.O.S) Tjokroaminoto adalah pelopor pergerakan nasional. Tokoh yang dikenal dengan Raja Jawa Tanpa Mahkota ini adalah orang pertama yang menyuarakan secara terbuka tentang ide pemerintahan sendiri atau Zelfbestuue bagi rakyat pribumi.
Buku manaqib ini bagai buah-buahan yang menjulai. Baris-baris kalimat di dalamnya begitu mudah dipetik sebagai wasilah bagi rohani kita untuk senantiasa tersambung dengan hadirat Allah Ta'ala melalui Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Manaqib ini adalah kalung yang menguntai mutiara tentang perjalanan hidup, karamah, dan kalam hikmah Syekh Abdul Qadir Al-Jailani.