Kumpulan puisi ini mengandaikan ada wahyu-wahyu baru yang diberikan kepada manusia pada saat mereka hidup dalam era screen culture, pada saat apa pun gampang dicibir
Buku ini memuat koleksi 200 bait puisi Rumi yang diambil dari Kitab Rubaiyat (puisi empat baris) dan disyarah (dijelaskan) oleh Kuswaidi Syafi’ie, yang menampilkan gagasan sufi tentang cinta sejati kepada Sang Pencipta.
Timur dan Barat berpilin, tak terceraikan lagi: Ini ditulis Goethe pada abad ke-19, hampir dua ratus tahun yang lalu. Dan, dalam Diwan Barat dan Timur Goethe telah membuktikan bahawa bagi dia sendiri kalimat itu tidak sekedar hiasan bibir, melainkan kenyataan dan keyakinan yang menjadi salah satu dasar dalam berkarya dan bertindak
Dalam karya terakhir Kahlil Gibran ini, ia menangkap konflik yang terjadi di dalam setiap jiwa manusia, dengan berfokus pada tiga keinginnan yang saling bertentangan.
Buku Kisah untuk Anak Cucu karya Abdul Wachid B.S. adalah kumpulan puisi yang berisi renungan mendalam tentang masa kecil penulis, perjalanan leluhur, tanah kelahiran, dan nilai-nilai kehidupan.
Buku ini berisi kumpulan puisi.
Arsitektur Trauma yang Memahat Malam membuka lorong-lorong gelap yang dibangun dari ingatan, kesunyian, dan luka. Di setiap sudut, tergambar bagaimana rasa takut, kehilangan, dan kegagalan dipahat menjadi sesuatu yang tak selalu bisa dijelaskan, hanya bisa dirasakan. Tidak ada jalan pintas, hanya perjalanan sunyi yang menguji keberanian untuk menatap diri sendiri
Buku ini berisi sajak-sajak Cina yang ditulis oleh penulis selama perjalanannya di berbagai tempat di Taiwan. Cina memiliki sejarah persajakan yang kuat dan panjang. Nama-nama seperti Tu Fu, Li Po, dan lain-lain sampai hari ini masih dikaji sajak-sajaknya.
Buku yang ditulis Muhammad Ali Zulfikar ini adalah sebuah kumpulan puisi yang mengeksplorasi ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad SAW melalui pendekatan sastra.