Text
Sebuah Kota yang Menculik Kita
Romzul Falah, seorang penyair muda dari Madura, menyajikan kegelisahan-kegelisahan aktivisme lingkungan ke dalam bentuk puisi. Dia menuturkan tarikan kuat masa lalu, asingnya bentuk-bentuk modern dalam kehidupan, dan masa depan yang begitu samar dalam diri anak-anak desa yang kehilangan tempat bermain masa kecilnya. Pada satu sisi, puisinya meminjam format romantik yang membekukan waktu. Di sisi lain, dia tampak ingin membongkar kebekuan yang terbentuk tanpa ia sadari. Ia sedang mencari dan mengejar bentuk yang lebih baik bagi kehidupan manusia, dan karenanya puisi-puisinya tampak personal sekaligus universal
| A26-1U00121 | 899.2211 ROM s | RAK (U) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain