Text
Sapaan Sang Giri
Saat itu tahun 1751. Wulan, usia sembilan tahun, mendapati dirinya di belahan dunia lain, jauh dari desanya di Jawa. Ia terpisah dari kakek-nenek yang disayangi, para kerabatnya yang suka bercengkrama, serta suara dan wewangian dari kampung halaman yang ia cintai. Wulan dan ayahnya, Parto, diperbudak di lahan pertanian di ujung selatan Afrika. Mereka menjalin ikatan dengan orang-orang dari belahan bumi lainnya, membentuk komunitas yang kemudian dikenal sebagai kaum Cape Malay.
| A25-1V00292 | 899.2213 ISN s | RAK (V) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain