Buku ini berisi kumpulan cerpen yang merajut tema cinta dan kehidupan dengan sudut pandang unik dan penuh kejutan. Cerita utamanya menyoroti seorang gadis cantik yang tidak memiliki daun telinga kiri, mengeksplorasi penerimaan diri dan kesempurnaan dalam ketidaklengkapan. Buku ini juga menyajikan kisah-kisah yang menghangatkan hati dan membawa kebahagiaan bagi pembacanya.
Buku yang ditulis Muhammad Ali Zulfikar ini adalah sebuah kumpulan puisi yang mengeksplorasi ekspresi cinta kepada Nabi Muhammad SAW melalui pendekatan sastra.
Buku "Di Pasujudan Bonang" adalah sebuah novel sejarah religi karya Era Ari Astanto yang mengisahkan perjalanan spiritual Sunan Bonang dan muridnya, Wujil. Novel ini mengungkap kebijaksanaan mendalam sang Wali Songo dalam menyebarkan Islam serta sejarah terciptanya karya sastra Suluk Wujil.
Buku ini berisi kumpulan cerita pendek bertema maritim dengan latar kehidupan di Inggris.
Novel ini menceritakan tentang pelayaran Kapten Ahab yang terobsesi membalas dendam pada Moby Dick, seekor paus sperma putih raksasa. Paus tersebut pernah menyerang dan memakan kaki Ahab pada pelayaran sebelumnya.
Novel ini menceritakan perjalanan Abdur, seorang jurnalis yang harus menavigasi intrik ruang redaksi sambil meliput kasus pembunuhan misterius istri seorang perwira polisi. Di tengah persaingan media dan konflik politik di tempat kerja, Abdur berupaya mengungkap kebenaran di balik kasus pembunuhan tersebut yang penuh konspirasi, sembari menyelesaikan konflik asmara pribadinya dengan Inayah.
Dan suatu malam, nelayan muda itu memanggilnya,dan berkata, "Putri Duyung Kecil, Putri Duyung Kecil, aku mencintaimu. Jadikan aku sebagai mempelai laki-laki karena aku mencintaimu." Namun Putri Duyung menggelengkan kepalanya. "Engkau memilki jiwa manusia ," jawabnya. "Jika saja engkau mengirimkan jiwamu, maka akan kucintai engkau."
Kita tidak sedang memperdebatkan, lebih dulu mana antara cinta dan pengetahuan. Bagi Erich Fromm yang sesunguhnya jauh hari sebelumnya sudah diungkap oleh Imam al-Ghazali di dalam Ihya' 'Ulumuddin, memang cinta selalu di didahului oleh pengetahuan sebab bagi mereka, "Tak kenal, maka tak sayang". Tetapi, bagi Rabi'ah al-Adawiyah kemudian Jalaluddin Rumi, cinta itu sendiri bisa menggiring manusia…
Novel ini berfokus pada perluasan kekuasaan Islam oleh Kesultanan Demak di wilayah bekas Kerajaan Majapahit, Jawa Timur. Kisah ini mengikuti perjuangan Tumenggung Arya Sancaka yang menghadapi berbagai rintangan berat dalam menjalankan tugasnya sebagai manggalayuda.