Buku "Si Badui 'Menggertak' Tuhan: Kisah-Kisah Jenaka Penuh Hikmah" karya Musyfiqur Rahman adalah antologi yang menghimpun 100 cerita lucu, reflektif, dan penuh kebijaksanaan dari khazanah Islam klasik. Diterbitkan oleh DIVA Press, buku ini menyajikan keluguan, humor, dan kecerdasan orang-orang masa lalu yang sarat akan makna filosofis dan spiritual.
Buku ini menyingkap rahasia batiniah dalam tafsir isyari. Karya ini memandu pembaca menyelami spiritualitas melalui petunjuk al-Qur'an dan hadits, serta menguraikan tahapan penting bagi seseorang dalam proses mengenal Allah SWT.
Buku ini mengkaji bagaimana gerakan Feminis Muslim menggeser orientasi tafsir. Buku ini meneliti pergeseran dari gerakan sosial menjadi ideologi gender, di mana Al-Qur'an dan Hadis terkadang digunakan sebagai alat justifikasi ideologi.
Al-Qur’an mempersembahkan lebih banyak gelar kehormatan kepada Yesus dibanding sosok-sosok masa silam lain. Ia sebuah “tanda dan bukti nyata”, simbol “kasih”, seorang “saksi” dan “teladan”. Ia dipanggil dengan nama dirinya, Yesus (Isa), memperoleh gelar Almasih (Kristus) dan Putra Maryam, dan juga disebut sebagai seorang Rasul/Utusan Allah, Nabi, Hamba, Kalimah dan Ruh Kudus. …
Buku ini memberikan jawabannya secara detail dan komplet. Mulai dari nasab dan keluarganya, pendidikannya, metode dan usahanya dalam berdakwah, ajaran-ajarannya, karamahnya yang melegenda, dan sebagainy. Dilengkapi pula dengan dzikir dan doa khusus ziarah di makam Sunan Muria
Buku ini memberikan jawabannya secara detail dan komplet. Mulai dari nasab dan keluarganya, pendidikannya, metode dan usahanya dalam berdakwah, ajaran-ajarannya, karamahnya yang melegenda, dan sebagainy. Dilengkapi pula dengan dzikir dan doa khusus ziarah di makam Sunan Ampel.
Buku ini mengkover isu-isu sosial keagamaan kontemporer di Indonesia sejak dimualinya era reformasi hingga sekarang. Isu-isu tersebut dikupas dalam berbagai perspektif dan cara pandang sehingga memperkaya kita akan informasi, wacana, dan analisis mengenai gerakan radikalisme, terorisme dan Islamisme yang telah dan sedang melanda kita di "rumah besar Pancasila" yang plural dan damai ini
Buku ini secara sistematis, mengisahkan perjalanan hidup Imam Muslim (nama lengkap: Abul Husain Muslim bin al-Hajjaj al-Qusyairi an-Naisaburi). Lahir di Naisabur pada 206 H, beliau mendedikasikan hidupnya untuk mengumpulkan, menyeleksi, dan menulis kitab Shahih Muslim, salah satu rujukan hadits paling otentik di dunia Islam.
Buku ini penting dibaca bagi masyarakat yang ingin mengetahui alur sejarah masuknya Islam ke Jawa, agar umat Islam mampu memaknai Islam dan Kejawaannya secara bersamaan. Dengan demikian, diharapkan masyarakat Indonesia, khususnya jawa tdiak bernaggapan bahwa Islam harus berwajah Arab.