Seyyed Hossein Nasr, dalam buku ini , memanfaatkan seluruh tradisi agama besar (Hindu, Buddha, Yahudi, Kristen dan Islam) dan juga banyak pemikrian filosofis ,modern, untuk membangun hubungan erat antara pengalaman religius dan pemikiran spekulatif dalam banyak tradisi.
Buku ini lahir dari pemikiran tentang bagaimana kekurangan perhatina, biak dari keluarga, teman, atau lingkungan, dapat memengaruhi kehidupan dewasa seseorang. Kita tumbuh dengan harapan untuk ditemia, dihargai, kita sering kali terjebak dalam lingkaran rasa tidak berharga dan keputusasaan. Didalamnya dibahas tentang mengatasi rasa kekurangan perhatian, tetapi juga tentang menemukan kekuatan di…