Ecce Homo, sebagai autobiografi intelektual Friedrich Nietzsche, adalah buku yang kontroverisal. Nietzsche mempersiapkan buku ini untuk diterbitkan tepat sebelum ia gila pada awal tahun 1889, tetapi kemudian ditahan hingga setelah kematiannya, dan akhirnya baru terbit pada tahun 1908
Buku ini membahas sejarah dan kejatuhan tragedi Yunani Kuno, dengan fokus pada ketegangan antara dorongan Apollonian yang teratur dan Dionysian yang kacau. Nietzsche berpendapat bahwa seni, terutama musik dan drama Yunani awal, memberikan penghiburan metafisik yang menyelamatkan manusia dari penderitaan eksistensial. Buku ini juga berisi manifesto budaya yang mendorong kebangkitan semangat Dion…