Buku ini berisi biografi singkat 21 tokoh jomblo, menyajikan pembelaan akademis dan historis mengenai pilihan melajang dalam Islam sebagai bentuk pengabdian tinggi pada ilmu dan spiritualitas. Melalui pendekatan biografi, buku ini menarasikan kisah tokoh yang fokus pada studi dan ibadah, sekaligus merombak stigma negatif terhadap mereka yang tidak menikah.
Buku ini membahas tentang metodologi dan pendekatan dalam memahami teks-teks suci keagamaan (Al-Qur'an dan Hadits) secara lebih progrsif dan kontekstual
Buku ini mengulas secara gamblang cita dan fakta serta dialetika fiqh toleransi dalam kerangka sosiologis. berlandaskan Al-Qur'an dan Hadist dan pandangan bijak. buku ini menjadi panduan penting bagi umat Muslim untuk menerapkan moderasi beragama di era modern. K.H. Husein Muhammad berhasil mengemas fiqh (pemahaman hukum) tidak lagi kaku, melainkan inklusif dan solutif dalam menjawab tantangan …
Buku ini ditutup dengan refleksi dari K.H. Husein Muhammad mengenai persamaan serta perbedaan karakter antara Gus Dur, Gus Mus, dan dirinya sendiri. Esensi keseluruhan dari buku ini adalah mengajarkan masyarakat untuk senantiasa menghadapi ruwetnya zaman dengan hati yang lapang, toleran, dan "enteng-enteng saja" sebagaimana cara Gus Dur dan Gus Mus menjalani hidup mereka.
buku ini memuat kisah-kisah teladan dan kearifan para pemimpin zaman dahulu. mulai dari nabi muhmmad SAW, generasi sahabat, hingga generasi terkemudian.
Buku ini Merefleksikan Kembali Pemahaman Islam Kita dengan Berdasar Kepada Sumber-sumber Autentiknya dan Beriring dengan Dinamika Keilmuan yang Terus Bergerak Maju dan Realitas Kehidupan yang Semakin Kompleks. Kita Dituntut Secara Epistimologis untuk Menyalakan Berislam Secara Cerdas SEkaligus Mencerahkan. Yang Salah Satu Arah Besarnya Ialah dengan Memperlakukan Orang Lain Sebagaimana Kita Ingi…