Buku ini memberikan hikmah berupa ketajaman lidah batin pembaca dalam merasakan kehadiran AllahTa'ala.
Buku ini mengupas secara mendalam macam-macam godaan dalam beribadah, yaitu godaan dalam hal urusan duniawi, godaan yang datangnya dari manusia, godaan setan, dan godaan yang datang dari hawa nafsu.
Buku ini memperkenalkan kaidah-kaidah berpikir yang berparas timbangan akal yang tepat kepada golongan Syi'ah Ta'limiyah dan Mu'tazilah
Buku ini mengajak pembaca untuk merenungi kambali hakikat ibadah dan berbagai tahapan dalam mencapai kesempurnaan ibadah. Secara kebih rinci, dijelaskan dalam buku ini tentang berbagai tahapan yang harus ditempuh oleh seorang 'abid, jika ia menginginkan kesempurnaan ibadah.
Buku ini memuat kiat-kiat dalam menempuh jalan spiritual tingkat dasar sebagaimana judul yang diberikan Imam Ghazali sendiri, yaitu Bidayatul Hidayah (Permulaan Hidayah). Bak semesta hidayah, sebagaimana buku-buku beliau lain yang ditulis pasca uzlah, buku ini hadir dengan spirit menggabungkan dimensi "fikih" dan "tasawuf" yang dulu sempat tak akur karena dibawa oleh orang yang salah
Al-Ghazali, yang terkenal sebagai Hujjatul Islam, menegaskan bahwa kebahagiaan bukanlah terpenuhinya kebutuhan jasmani. Sebab, jika seseorang mati, jasadnya tak berkutik; dan kebahagiaan cukup sampai di situ. Menurutnya, kebahagiaan teralih bila mampu berpaling dari dunia dan kembali kepada Allah. Dan kebahagiaan terdiri atas empat elemen dasar, yakni pengetahuan tentang diri, pengetahuan tenta…