MAN Insan Cendekia Pekalongan kembali telah meluluskan peserta didiknya angkatan kedua yang diberi nama “fradella elvareth” pada tanggal 15 mei 2019 dan dalam pengukuhan tersebut dimana,

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan, berhasil menorehkan sejarah dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/MA Tahun Ajaran 2018/2019. 

Dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (Mapel IPA), sekolah tersebut meraih prestasi membanggakan yakni peringkat pertama se-Jawa Tengah. Untuk nilai rata-rata , Mapel IPA mencapai 87,13. 

Sementara untuk Mapel IPS dengan nilai rata-rata 77,21. Bahkan, 38 siswanya berhasil meraih nilai sempurna 100. Atas raihan prestasi tersebut, MAN IC otomatis menggeser posisi sekolah SMA maupun MA lainnya di Jateng. 

Mapel yang meraih nilai sempurna masing-masing, 15 siswa mapel Matematika, 2 siswa mapel Bahasa Inggris, satu siswa mapel Bahasa Indonesia. Mapel IPA, 15 siswa mapel Fisika, 3 siswa mapel Kimia, 1 siswa mapel Biologi, kemudian Mapel IPS, 1 siswa mapel Ekonomi.

Untuk hasil Jurusan Mapel IPA, nilai rata-rata Matematika 85, Bahasa Indonesia 87,5, Bahasa Inggris 84,2. Dan, untuk Jurusan IPA, nilai rata-rata Matematika 69,7, Bahasa Indonesia 84,5, serta Bahasa Inggris 72,2. Sementara, untuk Fisika nilai rata-rata mencapai 96,8, Kimia 90,5, Bilogi 87,3. Sedangkan, nilai rata-rata Ekonomi 86,5, Geografi 83,1 dan Sosiologi 78,6. 

“Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, bisa melampaui target yang kita inginkan. Dari jumlah siswa kelas XII yang mengikuti UMBK 87 siswa, 38 siswa meraih nilai sempurna yakni 37 siswa IPA, 1 Siswa IPS,” tutur Kepala MAN IC Pekalongan, Mashuri S.Ag M.Th.I, ditemui suaramerdeka.com, Jumat (14/6) siang.  

Menurutnya, atas raihan hasil UNBK dimaksud menjadi kebahagaiaan tersendiri bagi keluarga besar sekolahnya.  

Dijelaskan, dibanding hasil UNBK Tahun 2018, hasilnya lebih baik atau meningkat. Untuk tahun 2018, untuk Jurusan IPA rata-ratanya mencapai 79,55, sementara untuk tahun 2019 meningkat menjadi 87,13. Sedangkan untuk Jurusan IPS, di tahun 2018 rata-ratanya mencapai 76,0, sementara di tahun 2019 rat-ratanya mencapai 77,21. 

Ditanya terkait, kiat persiapan bagi anak-anak sebelum mengikuti UNBK? Mashuri menyatakan, sekolahnya melakukan bimbingan intensif ujian nasional sejak bulan Agustus 2018 setiap pulang sekolah mulai pukul 16.00- 17.30 Wib.

Disamping itu, lanjut dia, juga dilakukan bimbingan tutor sebaya di malam harinya pukul 20.00- 21.30 Wib dgn pemateri siswa pilihan guru mapel. 

“Kedua kegiatan itu dilakukan sekitar  awal semester ganjil hingga sepekan sebelum UNBK. Selain bimbingan intensif, juga digelar try out sekitar sebulan sekali untuk mengukur perkembamgan siswa,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, selain itu guru MAN IC Pekalongan sepakat menuntaskan seluruh materi kelas XII di semester ganjil dan disemester genap fokus drill untuk UNBK. 

Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Pekalongan, berhasil menorehkan sejarah dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMA/MA Tahun Ajaran 2018/2019. 

Dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (Mapel IPA), sekolah tersebut meraih prestasi membanggakan yakni peringkat pertama se-Jawa Tengah. Untuk nilai rata-rata , Mapel IPA mencapai 87,13. 

Sementara untuk Mapel IPS dengan nilai rata-rata 77,21. Bahkan, 38 siswanya berhasil meraih nilai sempurna 100. Atas raihan prestasi tersebut, MAN IC otomatis menggeser posisi sekolah SMA maupun MA lainnya di Jateng. 

Mapel yang meraih nilai sempurna masing-masing, 15 siswa mapel Matematika, 2 siswa mapel Bahasa Inggris, satu siswa mapel Bahasa Indonesia. Mapel IPA, 15 siswa mapel Fisika, 3 siswa mapel Kimia, 1 siswa mapel Biologi, kemudian Mapel IPS, 1 siswa mapel Ekonomi.

Untuk hasil Jurusan Mapel IPA, nilai rata-rata Matematika 85, Bahasa Indonesia 87,5, Bahasa Inggris 84,2. Dan, untuk Jurusan IPA, nilai rata-rata Matematika 69,7, Bahasa Indonesia 84,5, serta Bahasa Inggris 72,2. Sementara, untuk Fisika nilai rata-rata mencapai 96,8, Kimia 90,5, Bilogi 87,3. Sedangkan, nilai rata-rata Ekonomi 86,5, Geografi 83,1 dan Sosiologi 78,6. 

“Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, bisa melampaui target yang kita inginkan. Dari jumlah siswa kelas XII yang mengikuti UMBK 87 siswa, 38 siswa meraih nilai sempurna yakni 37 siswa IPA, 1 Siswa IPS,” tutur Kepala MAN IC Pekalongan, Mashuri S.Ag M.Th.I, ditemui suaramerdeka.com, Jumat (14/6) siang.  

Menurutnya, atas raihan hasil UNBK dimaksud menjadi kebahagaiaan tersendiri bagi keluarga besar sekolahnya.  

Dijelaskan, dibanding hasil UNBK Tahun 2018, hasilnya lebih baik atau meningkat. Untuk tahun 2018, untuk Jurusan IPA rata-ratanya mencapai 79,55, sementara untuk tahun 2019 meningkat menjadi 87,13. Sedangkan untuk Jurusan IPS, di tahun 2018 rata-ratanya mencapai 76,0, sementara di tahun 2019 rat-ratanya mencapai 77,21. 

Ditanya terkait, kiat persiapan bagi anak-anak sebelum mengikuti UNBK? Mashuri menyatakan, sekolahnya melakukan bimbingan intensif ujian nasional sejak bulan Agustus 2018 setiap pulang sekolah mulai pukul 16.00- 17.30 Wib.

Disamping itu, lanjut dia, juga dilakukan bimbingan tutor sebaya di malam harinya pukul 20.00- 21.30 Wib dgn pemateri siswa pilihan guru mapel. 

“Kedua kegiatan itu dilakukan sekitar  awal semester ganjil hingga sepekan sebelum UNBK. Selain bimbingan intensif, juga digelar try out sekitar sebulan sekali untuk mengukur perkembamgan siswa,” terangnya.

Pihaknya menambahkan, selain itu guru MAN IC Pekalongan sepakat menuntaskan seluruh materi kelas XII di semester ganjil dan disemester genap fokus drill untuk UNBK.